Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

Analog Yang Gerak Sendiri


Pernah gak sih ngalamin Analog Yang Gerak Sendiri? Pas lagi asik-asik main, tau-tau character yang lagi kita mainin gerak sendiri.

Halo semuanya. Kali ini Saya mau berbagi pengalaman baru lagi. Melanjutkan pengalaman saya yang ada hubungannya dengan memilih controller di postingan sebelumnya, kali ini controller Xbox One saya mulai bermasalah, yaitu Analog Yang Gerak Sendiri. Masalah seperti ini termasuk masalah yang wajar terjadi pada controller pada umumnya. Umumnya, penyakit Analog Yang Gerak Sendiri ini disebut dengan istilah Drifting.

Gimana gejalanya? Kalo analog kamu gerak sendiri ke satu arah tanpa kamu sentuh, ada kemungkinan controller kamu sudah terkena penyakit Drifting. Penyakit ini bukan karena faktor software atau driver, tapi memang kualitas dari hardware-nya sendiri sudah menurun. Jadi untuk mengatasinya, controller kamu harus dibedah dan diganti analognya dengan yang baru.

"Waduh, diservis ongkosnya berapa, ya?"
"Harga analognya mahal gak, ya?"
"Service di mana, ya?"
"Ganti sendiri aja, deh. Tapi gak punya solder."
"Gue punya solder, tapi gue gak bisa nyolder."

Pasti kalimat-kalimat itu bakal mulai muncul di otak ketika tahu controller kamu bermasalah. Untuk analognya sendiri harus disesuaikan dengan analog controller kamu sendiri. Jangan sampe kamu beli analog untuk PS3, tapi kamu pakai di Xbox One atau PS4. Kualitasnya juga mempengaruhi, ada Original dan KW. Salah-salah kamu nanti menyesal setelah ganti analog.

Dari sisi harga juga bervariasi. Untuk Xbox One misalnya, harganya di kisaran Rp25.000 sampai Rp100.000. Mahal, ya? Tapi tidak usah khawatir. Semua kekhawatiran kamu bisa dibuang jauh-jauh. Karena kali ini, saya akan membagi tips memperbaiki Analog Yang Gerak Sendiri tanpa harus ganti baru, tanpa solder. Hanya modal nekat. Hahahaha.

Yang kamu butuhkan adalah sebagai berikut:
1. Obeng lengkap,
2. Pinset,
3. Controller yang bermasalah, dan
4. Tentu saja tekad sekuat baja.

Karena kali saya menggunakan controller Xbox One, jadi tutorial kali ini kita aplikasikan pada controller Xbox One. Tapi sebelumnya perlu diingat, pembedahan ini memiliki risiko dan segala kegagalan ditanggung oleh masing-masing pribadi.


  1. Langkah yang pertama, buka dulu semua baut yang mengunci case controller kamu.
  2. Lepaskan casing depan.
  3. Copot casing kepala dan tombol bumpernya.
  4. Buka baut yang mengunci pcb pada casing tulang.
  5. Lepas PCB analog dengan hati-hati. Perhatikan konektor yang menghubungkan PCB analog dan PCB utama.
  6. Putar balik PCB analog. Perhatikan kabel di samping jangan sampai putus tertarik.
  7. Pilih sensor analog yang bermasalah. Kalau suka gerak sendiri ke kanan atau kiri, berarti sensor X yang bermasalah. Kalau gerak sendiri ke atas atau bawah, berarti sensor Y yang bermasalah. Lalu buka tempurungnya menggunakan obeng minus.
  8. Ambil piringan sensor yang ada di dalamnya menggunakan pinset.
  9. Perhatikan wujud dari lekukan piringan sensor tersebut. Bentuklah supaya sejajar rapi di tengah menggunakan ujung obeng minus yang kecil.
  10. Jika sudah rapi, pasang kembali dengan hati-hati ke dalam tempurung sensornya dengan pinset. Jangan sampai piringan sensor yang sudah dirapikan jadi tertekuk ketika dimasukkan ke dalam tempurungnya.
  11. Jika sudah, tutup kembali tempurungnya.
  12. Pasang sambungkan kembali PCB analog dengan PCB utamanya. Dan sekali lagi, perhatikan konektornya.
  13. Pasang PCB pada casing tulang dan kunci dengan bautnya.
  14. Pasang casing kepalanya dari bawah, lalu perhatikan batangan bumper agar masuk ke dalam.
  15. Pasang casing depan dan kunci dengan bautnya seperti waktu kamu membukanya.
Nah pembedahan controller-nya sekarang sudah selesai. Tapi untuk memaksimalkan keakuratannya, saya anjurkan untuk mengkalibrasikan controller-nya terlebih dahulu.

Jika sudah, silakan test analog kamu. Apakah masih nge-drift? Saya sendiri sudah mengulangi pembedahan ini dua kali dan keduanya berhasil. Tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun, Analog Yang Bergerak Sendiri pun bisa kembali normal. Kalau kalian khawatir, lebih baik serahkan pada orang yang lebih telaten untuk membongkarnya. Sekali lagi, pembedahan ini memiliki risiko dan segala kegagalan ditanggung oleh masing-masing pribadi.

Kalo mau disolder sendiri gimana? Nanti, kalau analog saya sudah tidak manjur diperbaiki sendiri, baru kita ganti pakai yang baru. Dan sambil menunggu saat-saat itu terjadi, apa kamu punya tips lain untuk memperbaiki Analog Yang Gerak Sendiri? Coret-coret di kolom komentar, ya!

Memasang Kabel Front Panel Pada Motherboard


Memasang Kabel Front Panel Pada Motherboard itu memang suatu hal sepele bagi mereka yang sudah paham soal komputer. Tapi bagi orang awam seperti saya yang notabene adalah sebagai pengguna saja, mengenal kabel-kabel yang ada di dalam komputer itu membingungkan. Apa lagi ketika seperti baru-baru ini saat saya harus membongkar Front Panel untuk membersihkan dual kipas di dalam yang sudah sangat berdebu. Mau tidak mau, jika saya ingin membersihkannya, saya harus mencopot kabel front panel yang menancap pada motherboard. Mencopot kabelnya sih semua orang pasti bisa, tapi jika memasangnya kembali dengan benar apa semua orang bisa? Bisa saja kalau mau mencari tahu. Haha (Jangan malas)


“Lantas apa saja yang harus saya perhatikan sebelum Memasang Kabel Front Panel Pada Motherboard?”
Kabel Front Panel umumnya terdiri dari kabel:
  • Power SW (untuk tombol power)
  • Reset SW (untuk tombol reset)
  • HDD LED (untuk lampu indikator hard drive)
  • Power LED (untuk lampu indikator power)
“Terus di mana kita harus mencolokkan kabel front panel ini?”
Kita bisa lihat pada buku manual bawaan motherboardnya. Jika tidak ada buku manualnya. Bisa kita cari langsung tulisan “FP”, atau “Front Panel”, atau “F Panel”, “Panel 1”, dan semacamnya pada motherboard. Seperti yang dicontohkan gambar-gambar berikut:

“Nah urutan pemasangannya gimana?”
Sebenarnya ada di buku manual masing-masing motherboard (masing-masing motherboard punya letak yang berbeda, tapi belakangan hampir semua tata letaknya sama sekarang) atau di bagian motherboardnya sendiri sudah diberi tulisan keterangan posisinya seperti pada gambar Contoh 2 di atas. Kalo buku manualnya tidak ada, bisa kita download di situs pembuat motherboard itu (MSI, Gigabyte, ASUS, dll) atau bisa juga kita jadikan gambar berikut sebagai patokan.

Letak masing-masing kabel bisa disesuaikan seperti gambar di atas. Untuk Power Switch dan Reset Switch bisa kita bolak-balik. Jadi nanti saat kita mau menghidupkan PC, tombol Reset yang akan berfungsi sebagai tombol Power, begitu juga sebaliknya.
“Kan di situ ada positif dan negatif. Gimana kita tahu mana kabel positif dan kabel negatif?”
Untuk menandakan mana kabel positif dan negatif, kita bisa bedakan dari WARNA kabel tersebut. Umumnya, kabel yang positif itu berwarna-warni, sementara kabel negatif warnanya kalo tidak putih ya hitam. Seperti gambar di samping ini.

“Kabel Front Panel saya tidak warna-warni. Gimana cara bedainnya kalau begitu?”
Kalau kabelnya tidak warna-warni atau bahkan benar-benar berwarna-warni sampai warna putih dan hitam tidak ada, kita bisa lihat bagian belakang dari plug-nya. Umumnya akan ada gambar panah seperti pada gambar berikut. Tanda panah itu menandakan kalau sisi kabel tersebut adalah sisi positif. Tanda panahnya seperti ini:


Nah, setelah tahu mana kabel positif dan negatif, kita bisa colokkan kabel front panel pada motherboard seperti gambar di atas. Perhatikan baik-baik mana kabel positif dan negatif, kalau tidak benar menempatkannya, PC jadi tidak bisa menyala.
Kurang lebih seperti itulah hal-hal yang saya pelajari ketika mau Memasang Kabel Front Panel Pada Motherboard. Berawal dari mau bersih-bersih PC dari debu yang sudah menghambat laju udara ke dalam PC, malah jadi nambah wawasan baru yang selama ini saya tidak tahu. Kebayang kan kalau saya minta bantuan orang lain, pasti repot lagi harus nyuruh orang ke rumah atau setiap mau membersihkan harus minta orang lain buat masangin kabelnya. Kalau sudah tahu, jadinya kita udah enggak NORAK lagi. Tadinya norak, terbitlah ngaga :v

Perpanjang STNK 5 Tahunan

Udah waktunya plat nomor diganti tapi gak tahu gimana caranya? Haha, sama. Ini kegalauan yang saya rasain waktu mau perpanjang STNK 5 tahunan. Saya gak ngerti apa-apa, mau ngecalo juga duit pas-pasan bakal bekel hidup (masa aktif STNK kebetulan abis tanggal 24, lagi tanggal tua). Dengan bermodal nekat dan pengawalan dari temen yang sama-sama penasaran kayak apa prosedurnya, kami pun berangkat ke Samsat. (Karena saya tinggal di Bekasi, jadi prosedur yang bakal saya kasih ini sesuai dari daerah Bekasi di bulan November 2015, ya. Beda tempat dan waktu, mungkin juga bisa berbeda prosedurnya. Setidaknya, gambarannya seperti yang bakal saya jabarin ini).

Pertama, berangkat dulu ke Samsat Bekasi, alamatnya ini: “Jalan.Jenderal Ahmad  Yani No.7, Bekasi.” Kalo diliat dari google map, ada di sini (depan Gor Bekasi).



Karena kita akan menjabarkan prosedurnya, jadi kita butuh denah samsatnya supaya lebih mudah. Kurang lebih denah Samsat Bekasi itu seperti ini. Perhatikan saja bagian yang saya warnai dan beri angka ya, sisanya abaikan.







  1. Begitu masuk Samsat, jangan langsung diparkir, tapi langsung bawa ke lapangan belakang gedung samsat untuk uji cek fisik (cek nomor mesin juga nomor rangka). Begitu saya mau parkirin motor saya di area cek fisik ini, petugasnya langsung cekatan memandu harus parkir di mana dan langsung gerak cepat melakukan tugasnya. Pas beres, petugas akan memberi kertas hasil cek fisiknya. Gak pake bayar, alias GRATIS.
  2. Setelah kertas hasil cek fisik Anda dapatkan, bawa motor ke area parkir (jangan ditinggal di area cek fisik). Parkirlah di tempat yang tidak jauh dari area cek fisik tersebut, soalnya nanti Anda bakal balik lagi ke area itu.
  3. Datang ke loket cek fisik, minta formulir untuk berkas cek fisik. Seperti gambar di samping.

    Isi sesuai data Anda. (Saya waktu itu hanya diwajibkan mengisi bagian Identitas Pemilik dan Identitas Kendaraan saja). Sertakan juga STNK asli dan KTP asli berikut foto copy STNK dan KTP. (Saran saya, bawa stepler dan pulpen dari rumah biar gak minjem sana-sini). Kalau sudah, kumpulkan berkas-berkas tadi ke loket yang sama dan tunggu nama dipanggil untuk mendapatkan stempel tanda berkas yang diajukan siap untuk diproses lebih lanjut. Kalau sudah, langsung berangkat masuk ke dalam gedung.
  4. Di meja informasi, mintalah formulir pada petugas di meja tersebut. Isi formulir seperti saat kita mau memperpanjang STNK tiap tahun (CEK PROGRESIF).
  5. Jika formulir cek progresif sudah diisi, sertakan STNK asli dan KTP asli berikut foto copy STNK dan KTP. Kumpulkan di loket cek progresif, sesuai denah nomor 5 yang saya buat, untuk pemeriksaan apakah berkas yang Anda ajukan sudah sesuai syarat atau belum (Ingat, hanya Formulir Cek Progresif, STNK asli, KTP asli, fotocopy STNK dan fotocopy KTP. Berkas selain itu JANGAN ikut disertakan). Tunggu nama Anda dipanggil untuk pengembalian berkas, nanti dapat cap lagi tanda berkas Anda sudah boleh diproses lebih lanjut. Kemudian, berkas-berkas CEK FISIK dan CEK PROGRESIF Anda satukan saja, di-stepler jadi satu semua. Lalu berangkat ke lantai 2.
  6. Serahkan berkas-berkas CEK FISIK dan CEK PROGRESIF Anda tadi di loket sesuai dengan denah nomor 6. Serahkan berkas, tapi JANGAN DITINGGAL, nanti diomelin. Hehehe. (Tahun sebelumnya, saya biasa meninggalkan berkasnya, nanti dipanggil. Tapi tahun ini beda. Begitu diserahkan, langsung dilayani.) Setelah berkas dianggap memenuhi persyaratan, Anda akan dimintai menunjukkan BPKB sebagai bukti kalau berkas itu memang bukan motor bodong. Setelah itu, Anda akan diberi lembaran kecil, Tanda Terima, untuk Anda tunjukkan ke loket pembayaran nanti. Kalau sudah dapat Tanda Terima itu, silakan Anda duduk aja dulu (di sana ada banyak bangku dan adem karena ada AC-nya).
  7. Pasang telinga Anda baik-baik. Jangan sampai terlewat, karena di ruangan ini bisa ada 2 speaker yang sama-sama memanggil nama orang. Jika nama Anda terpanggil, segera ke loket pembayaran di denah nomor 7. Bayar sesuai yang diwajibkan kepada Anda (biasanya yang tugas di loket ini polwannya cantik-cantik lho. Hihihihi)
  8. Karena pembahasan kita kali ini adalah Perpanjang 5 Tahunan, jadi pengambilan STNK baru Anda akan berada di lantai satu, belakang gedung, dekat dengan area Cek Fisik. (kalau cuma perpanjangan tiap tahun seperti biasa, STNK akan diserahkan di loket sebelah loket pembayaran, yang saya warnain BIRU itu.) Jadi Anda harus kembali ke lantai 1, ke belakang gedung. Tunggu saja nama Anda dipanggil, nanti STNK-nya akan diberikan oleh petugas di loket itu. (jendela loketnya ada di luar gedung ya, bukan di dalam gedung). Dan ingat sekali lagi, PASANG TELINGA BAIK BAIK.
  9. STNK sudah di tangan, terus mana plat nomor barunya? Anda tinggal membawa STNK itu ke loket yang berada tepat di depan loket pengambilan STNK. Serahkan STNK, tunggu nama dipanggil, nanti petugas akan mengembalikan STNK Anda berikut plat nomor yang baru. Hati-hati dengan catnya, ya. Kadang suka masih basah.Saya sarankan Anda membawa kantong plastik untuk membawa plat nomor itu. Nah STNK baru, Plat Nomor baru, tinggal balik ke parkiran, bawa motor, terus pulang deh ^_^
  10. Begitulah prosedur perpanjang STNK 5 Tahunan yang saya alami. Dimulai sekitar pukul 9:30, selesai sekitar waktu Dzuhur. Banyak selogan-selogan di kantor Samsat untuk tidak memakai jasa Calo, uruslah sendiri. Mengurusnya sih gak ribet-ribet amat. Cuma Cek Fisik sama Cek Progresif, terus bayar, dan ambil STNK dan Plat Nomor. Cuma begitu aja kok. Itung-itung belajar biar gak NORAK lagi nanti kalau mau ganti plat. Atau mungkin ada yang mau jadikan saya calo mengurusi perpanjang plat orang lain? Hahaha. Karena mau itu mengurus sendiri pun, tetep aja kalo gak dikasih izin buat cuti sama atasan di kantor, ya ujung-ujungnya pasti pake jasa Calo juga, `kan? Dan yang perlu Anda ingat: SEMUA PROSES DI ATAS BEBAS PUNGUTAN APA PUN. Saya tidak pernah diminta bayar sepeser pun oleh para petugas SELAIN SAAT DI LOKET PEMBAYARAN. Jadi kalo ada yang pungli, laporin aja, jangan takut.